Senin, 04 Juni 2012

Pentingnya Olahraga


Pentingnya Olahraga



Rutinitas sehari-hari yang padat tak jarang menguras stamina tubuh kita. Nah... untuk menjaganya, berbagai cara pun dilakukan agar tubuh lebih fit dan segar, salah satunya adalah olahraga. Seperti jogging, selain murah dan mudah dilakukan jogging ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita, karena dengan jogging semua otot lower body khususnya kaki ikut bergerak. Semakin lambat gerakan semakin meningkatkan stamina kita, tapi usahakan agar kecepatannya sekonsisten mungkin. Lakukanlah jogging sejauh 3 km per hari. atau bersepeda di luar ruangan sepanjang 5 km. Otot yang bergerak tidak jauh beda dengan jogging namun oksigen yang sampai ke tubuh manusia tentunya lebih segar dibandingkan di dalam ruangan. Yang dimaksud lebih banyak oksigen adalah lebih panas lagi organ dalam yang dapat bekerja sehingga meningkatkan efisiensi produksi energi.

Selain di luar ruangan olahraga juga bisa dilakukan di dalam ruangan seperti di pusat-pusat kebugaran. Nah di pusat kebugaran ini kita dapat menggunakan alat-alat yang sudah tersedia, seperti treadmill. Pada umumnya gerakannya terlihat sama dengan jogging. Namun dengan program-program yang tersedia di alat tersebut kita dapat membakar kalori lebih banyak dengan meningkatkan beban program. Maka dengan proses tersebut jantung, paru-paru dan pernafasan akan lebih kuat dan otomatis menambah stamina kita

Untuk menggerakkan otot upper dan lower atau lengan dan kaki, bisa kita gunakan alat cost trainer. Alat ini lebih banyak membuat pembakaran kalori dibandingkan jogging. Karena bagian atas dan bawah tubuh kita ikut bergerak semua. Disarankan agar melakukan olaraga secara teratur sehingga diperoleh hasil yang maksimal.

Akan lebih baik setelah berolahraga jangan lupakan untuk minum karena salah satu penyebab kelelahan adalah akibat tubuh kekurangan cairan. Darah akan mengental sehingga akibatnya darah menjadi lambat dan butuh waktu lebih lama bagi sel tubuh untuk mendapatkan oksigen yang tentunya membuat stamina menjadi berkurang. Demikian semoga bermanfaat, dengan pulihnya stamina kita, maka kita akan segera beraktifitas kembali dengan kondisi yang lebih segar

2 komentar:

  1. Artikel yang bagus...
    Kalau boleh tau, umur berapakah anak dapat dikenalkan pada olahraga berat seperti fitness? dan baju senam jenis apa yang cocok?
    Thanks & Sukses selalu... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada sebuah penelitian tentang fitness buat anak. Penelitian tersebut mencomot 18 anak laki-laki usia 8 (DELAPAN) tahun. Mereka disuruh latihan beban 3 kali seminggu, 45 menit tiap sesi latihannya. Dalam penelitian kali ini para peneliti pengen nyari tahu tentang dampak fitness bagi anak-anak jika dilihat dari tekanan darahnya, detak jantung, dan lagi terhadap pertumbuhan dan fleksibilitas syaraf.Hasilnya? Jangan khawatir, ternyata dari hasil penelitian tidak ada dampak negatif, seperti cedera dan tidak mempengaruhi kesehatan tulang atau organ-organ tubuh lainnya. Yang terpenting, dari hasil penelitian ini ternyata program tersebut tidak mempengaruhi pertumbuhan si anak.
      ASALKAN, ada pengawasan saat melakukan olah raga ini (orang tua juga baiknya ikut andil, tempat fitness bukan sekolah tk lho), menggunakan beban yang sesuai dengan kemampuan anak, plus frekwensi latihan juga gak boleh gila-gilaan (anak anda bukan atlet body building profesional). Seperti pada postingan sebelumnya, ada keseimbangan juga antara latihan, nutrisi yang wajib dilengkapi dan disesuaikan agar tumbuh secara optimal. Dan terakhir, udah latihan beban, pasti capek dong! Akhiri dengan istirahat yang cukup.

      Hapus